Loading...

rapat para semut

sesuai undangan dari salah satu kepala gank semut, para semut mulai berkumpul di lobang yang sudah ditentukan. masing-masing membawa keranjang kosong dan mungkin menganggap akan berisi seusai rapat dan membawanya ke lobang masing-masing, nantinya.

rapatpun dimulai, dengan pembukaan a u i e o, pembeberan rencana program dari markas semut yang difatwakan. a u i e o lagi dari sangat kepala gank. yang lain menganggukkan kepala entah memang mengerti atau hanya menutupi rasa kebosanan mendengarkan a u i e o sang kepala gank.

akhirnya salah satu semut kecil dari lobang sebelah, yang sedari tadi mendengar sayup-sayup rapat itu mulai begah, karena berulang kali rapat itu hanya a u i e o, tidak ada kejelasan.

sikecil itu kemudian teriak, “woiiiii rapat tentang apa sih? sudah jelas fatwanya kita itu mengelola gula dari markas besar bukan a i u e o yang tidak berarti itu. ini dilobang sini banyak gula yang harus diolah. bawa saja keranjang kalian ke sini.”

teriakan sikecil itu seakan-akan seperti angin disela-sela rapat. tidak digubris, mungkin karena dianggap kurang elegan usulan itu, atau kurang sopan, atau kurang santun.

di akhir rapat, para semut berkesimpulan agar mereka mengolah a u i e o di lobang masing-masing sesuai arahan kepala gank. dan merekapun pulang dengan keranjang kosong.

ah………sikecil………gak apa-apa terhiraukan, tetapi keranjangmu akan penuh dengan gula. sehingga fitrahmu, disitu ada gula di situ ada semut akan tercapai.

 

By | 2017-07-01T10:19:06+00:00 June 12th, 2017|renungan|Comments Off on rapat para semut
%d bloggers like this: